Keistimewaan Waktu Pagi

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Topik kita kali ini yaitu Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia. Allah Swt. menyifati diri-Nya dengan Al-Kholiq (Dzat Langsung Maha Mewujudkan). Dia sudah menciptakan semua makhluk; bagus yang ada di langit maupun di bumi, tidak terkecuali manusia.

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Di dalam al-Qur’an diceritakan bahwa tujuan penciptaan manusia tak lain hanyalah untuk beribadah / mengabdi kepada-Nya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam ayat berikut: “Dan, Aku tidak menjadikan jin dan manusia melainkan|namun agar mereka mengabdi kepada-Ku”. (QS. adz-Dzaariyaat [51] : 56).

Karenanya dari itu, sebagai makhluk, hendaknya manusia tidak melenceng dari tugas yang telah ditetapkan oleh Allah Swt. Setiap nafas yang dihembuskan, peluh yang dikucurkan, langkah yang dihentakkan, kata yang diucapkan, dan seluruh gerak-gerik; mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, semata-mata dialamatkan untuk beribadah kepada-Nya.

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Akan namun, perlu ditegaskan bahwa bukan berarti Allah Swt. membutuhkan makhluk, termasuk manusia, untuk beribadah kepada-Nya. Malah, jikalau semua manusia bertindak ingkar kepada-Nya, sama sekali tak akan mengurangi keagungan-Nya. Adanya perintah beribadah semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri, yaitu agar dapat mendapatkan ridha-Nya.

1. Membaca Doa Bangun Tidur

Sesaat sesudah bangun tidur, kita diajarkan untuk beribadah kepada Allah Swt. Bagaimana caranya? Islam sudah mengajarkan umatnya beraneka ragam ibadah, di antaranya adalah berdoa. Rasulullah Saw. bersabda:

“Doa yaitu ibadah”. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

“Doa merupakan inti ibadah”. (HR. Tirmidzi).

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Rasulullah Saw. sudah mengajari umat Islam agar berdoa setelah bangun tidur. Di antara skor penting dari ajaran ini adalah untuk membebaskan diri dari belenggu setan. Di dalam hadits diceritakan:

“Setan mengikat ujung kepala kalian dikala sedang tidur dengan tiga ikatan. Apabila bangun tidur, kemudian kalian mengingat Allah Swt., maka terlepaslah satu ikatan. Jika kalian berwudhu, maka terlepaslah satu ikatan selanjutnya. Dan, bila kalian sholat, maka terlepaslah seluruh ikatan tersebut. Kalian akan menikmati kesegaran dan ketenangan. Apabila kalian tak melakukan itu semua, maka kalian akan merasakan kekusutan hati dan malas.” (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan Malik).

Hikmah yang bisa diambil dari hadits tersebut adalah Rasulullah Saw. telah memberikan kunci terhadap umat Islam berupa tiga amalan (mengingat Allah Swt., berwudhu, lalu shalat), yang dengan amalan itu umat Islam dapat menjadi umat yang senantiasa motivasi dalam mengawali kesibukan kesehariannya. Malahan, beliau menegaskan seandainya umat Islam menyampingkan pesan beliau tersebut karenanya kemungkinan besar penyakit malas akan menimpanya.

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

2. Amar Ma’ruf

Seperti mata telah terbuka, kemudian membaca doa bangun tidur, maka janganlah menunda untuk lantas bangkit dari daerah tidur. Apabila tak segera bangkit, kemungkinan besar kita akan tertidur lagi. Oleh karena itu, Rasulullah Saw. mengajarkan supaya sesudah mengingat Allah Swt. (membaca doa bangun tidur), sesegera mungkin kita berwudhu, lalu melakukan sholat.

Agama Islam mengajarkan umatnya untuk tak menjadi manusia yang individualis dan egois. Kita diajarkan untuk selalu menjalankan amar ma’ruf, adalah mengajak orang lain untuk menjalankan kebaikan. Tentunya, amar ma’ruf seharusnya dilakukan dengan metode yang ma’ruf (bagus). Terkait dengan amar ma’ruf Allah Swt. berfirman:

“Dan, hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru pada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 104).

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Dalam ayat lain, Allah Swt. juga berfirman:

“Dan, orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (yakni) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (melaksanakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. at-Taubah [9] : 71).

Langsung, apa yang bisa kita kerjakan dalam rangka amar ma’ruf sesaat sesudah bangun tidur pada pagi hari? Jawabannya merupakan sebagaimana diceritakan dalam hadits berikut:

“Allah Swt. merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari, kemudian mengerjakan sholat serta tidak lupa membangunkan istrinya (untuk diajak menjalankan sholat). Apabila istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya itu. Dia juga merahmati seorang istri yang bangun pada malam hari, lalu mengerjakan sholat dan tidak lupa membangunkan suaminya (untuk menjalankan sholat). Jika suaminya menolak, ia akan memercikkan air ke muka suaminya tersebut.” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Secara literal, hadits di atas cuma membeberkan pola hubungan antara seorang suami dengan istri, bahkan sebaliknya, sehingga terkesan menafikan member keluarga yang lain. Dalam kehidupan berumah tangga, secara awam di dalamnya terdapat suami, istri, dan buah hati, serta terkadang terdapat pula menantu dan orang tua.

Oleh maka, hadits itu semestinya dipahami secara global, yaitu membangunkan keluarga untuk melaksanakan shalat. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw., yakni membangunkan menantu beliau, Ali bin Abu Thalib, untuk melaksanakan sholat.

Adapun mengenai sistem membangunkan, dalam hadits tersebut dibeberkan “Seandainya istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya itu” atau sebaliknya. Ini hanyalah salah satu metode dan bukan satu-satunya sistem. Yang perlu diamati ialah memercikkan air adalah sistem selanjutnya setelah orang yang dibangunkan menolak.

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Jadi, ada pelaksanaan membangunkan dan tidak lantas memercikkan air. Kecuali itu, Rasulullah Saw. menyarankan “memercikkan air”, bukan “mengguyurkan air”, apalagi hingga menerapkan kekerasan jasmani. Jangan sampai amar ma’ruf ini menimbulkan problem baru, merupakan cekcok dalam rumah tangga. Niat bagus, tetapi dilakukan dengan tak tepat, akhirnya malah kadang-kadang kurang baik. Jadi, dalam hal ini, dibutuhkan sebuah kearifan.

Segera, mengapa dalam hadits itu diceritakan air? Wallahu a’lam, tetapi sekiranya hadits tersebut dikaitkan dengan hadits yang menjelaskan adanya usaha setan yang mengikat / membelenggu manusia dikala tidur, karenanya pertanyaan itu dapat terjawab. Setan terbuat dari api, untuk memadamkannya dapat menggunakan air.

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

Selain hadits tersebut, terdapat pula riwayat lain sebagaimana berikut:

“Saat seseorang membangunkan keluarganya pada malam hari, kemudian menjalankan sholat dua rakaat berjamaah, maka mereka dicatat sebagai orang yang berdzikir.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Bila seseorang telah dicatat sebagai orang yang berdzikir, karenanya Allah Swt. akan memberikan ampunan-Nya terhadap orang itu. Seandainya ini sebagaimana dijelaskan dalam ayat beriku:

“… Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. al-Ahzab [33] : 35).

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

3. Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur

Di antara sistem bersyukur terhadap Allah Swt. yaitu menjaga kesehatan yang sudah diberikan oleh-Nya kepada kita. Kesehatan adalah sedap yang betul-betul berharga. Apalah arti memiliki uang sampai triliunan, jikalau tubuh sering terkena penyakit yang berbahaya. Dalam suatu kans, Rasulullah Saw. memberikan pengarahan agar kita bisa memanfaatkan nikmat kesehatan dengan baik sebelum terserang oleh penyakit.

Banyak hal yang bisa dikerjakan untuk menjaga kesehatan, di antaranya yaitu membiasakan minum air putih sesaat sesudah bangun tidur. Adapun manfaat apabila kita membiasakan hal itu yaitu sebagai berikut:

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

1. Meningkatkan Energi

Menurut dr. Samuel Oetoro MS, Sp.GK, ketika sedang tidur, tubuh mengeluarkan banyak air. Sebenarnya, meski kelihatan diam, tubuh tidaklah berhenti dalam menjalankan aktivitasnya saat sedang tidur; metabolisme sel-sel terus berjalan dan air dalam tubuh menolong sel-sel dalam melakukan fungsinya.

Sehingga, sesudah 6-8 jam tidur, tubuh bisa mengalami defisit air, sebab dalam cara kerja metabolisme sel, ada air yang terbuang. Dengan demikian, meminum air putih sesaat setelah bangun tidur dapat membantu meningkatkan metabolisme dan terhindar dari dehidrasi, sehingga tubuh kembali fresh dan daya menjadi meningkat.

Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia

2. Menghilangkan Racun

Pada dikala tidur, tubuh sudah menyaring racun, membersihkan darah, mengabsorpsi zat-zat nutrisi yang dikonsumsi dari makanan, dan sebagainya. Akan tapi, sewaktu bangun pagi, kotoran-kotoran tersebut tidak semuanya langsung dapat keluar dari tubuh.

Untuk itu, kita disarankan meminum air putih sesudah bangun tidur racun dan toksin yang telah di urai itu dapat langsung keluar dari tubuh. Dengan demikian, ini yakni salah satu metode detoksifikasi yang betul-betul gampang dan murah.

Sekian informasi seputar Awali Pagi Kita dengan Ibadah Supaya Semangat dan Bahagia, semoga artikel ini berguna buat teman-teman semua. Tolong artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *