Keistimewaan Waktu Pagi

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Topik kita sekarang yaitu Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!. Allah Swt. menyifati diri-Nya dengan Al-Kholiq (Dzat Seketika Maha Menghasilkan). Dia sudah menjadikan seluruh makhluk; bagus yang ada di langit ataupun di bumi, tidak terkecuali manusia.

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Di dalam al-Qur’an disebutkan bahwa tujuan penciptaan manusia tidak lain hanyalah untuk beribadah / mengabdi kepada-Nya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam ayat berikut: “Dan, Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan|namun agar mereka mengabdi kepada-Ku”. (QS. adz-Dzaariyaat [51] : 56).

Maka dari itu, sebagai makhluk, hendaknya manusia tidak melenceng dari tugas yang telah ditentukan oleh Allah Swt. Setiap napas yang dihembuskan, keringat yang dikucurkan, langkah yang dihentakkan, kata yang dinyatakan, dan segala gerak-gerik; mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, semata-mata dimaksudkan untuk beribadah kepada-Nya.

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Akan tetapi, perlu ditegaskan bahwa bukan berarti Allah Swt. membutuhkan makhluk, termasuk manusia, untuk beribadah kepada-Nya. Malah, bila seluruh manusia berbuat ingkar kepada-Nya, sama sekali tidak akan mengurangi keagungan-Nya. Adanya perintah beribadah semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri, yakni supaya dapat menerima ridha-Nya.

1. Membaca Doa Bangun Tidur

Sesaat sesudah bangun tidur, kita dididik untuk beribadah terhadap Allah Swt. Bagaimana caranya? Islam telah mengajarkan umatnya beragam variasi ibadah, di antaranya ialah berdoa. Rasulullah Saw. bersabda:

“Doa yakni ibadah”. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

“Doa merupakan inti ibadah”. (HR. Tirmidzi).

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Rasulullah Saw. sudah mengajari umat Islam agar berdoa sesudah bangun tidur. Di antara nilai penting dari ajaran ini ialah untuk membebaskan diri dari belenggu setan. Di dalam hadits diceritakan:

“Setan mengikat ujung kepala kalian saat sedang tidur dengan tiga ikatan. Kalau bangun tidur, kemudian kalian mengingat Allah Swt., maka terlepaslah satu ikatan. Jika kalian berwudhu, maka terlepaslah satu ikatan selanjutnya. Dan, jika kalian shalat, maka terlepaslah seluruh ikatan tersebut. Kalian akan menikmati kesejukan dan ketenangan. Apabila kalian tak melakukan itu semua, maka kalian akan merasakan kekusutan hati dan malas.” (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan Malik).

Hikmah yang dapat diambil dari hadits tersebut yakni Rasulullah Saw. telah memberikan kunci terhadap umat Islam berupa tiga amalan (mengingat Allah Swt., berwudhu, lalu shalat), yang dengan amalan itu umat Islam dapat menjadi umat yang selalu motivasi dalam memulai kegiatan kesehariannya. Malah, beliau menegaskan seandainya umat Islam mengesampingkan pesan beliau itu maka kemungkinan besar penyakit malas akan menimpanya.

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

2. Amar Ma’ruf

Begitu mata telah terbuka, kemudian membaca doa bangun tidur, karenanya janganlah menunda untuk lantas bangkit dari daerah tidur. Kalau tak lantas bangkit, kemungkinan besar kita akan tertidur lagi. Oleh sebab itu, Rasulullah Saw. mengajarkan agar setelah mengingat Allah Swt. (membaca doa bangun tidur), sesegera mungkin kita berwudhu, lalu melaksanakan shalat.

Agama Islam mengajarkan umatnya untuk tak menjadi manusia yang individualis dan egois. Kita diajarkan untuk senantiasa melakukan amar ma’ruf, ialah mengajak orang lain untuk mengerjakan kebaikan. Tentunya, amar ma’ruf wajib dikerjakan dengan cara yang ma’ruf (baik). Berkaitan dengan amar ma’ruf Allah Swt. berfirman:

“Dan, hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 104).

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Dalam ayat lain, Allah Swt. juga berfirman:

“Dan, orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (yaitu) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (menjalankan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. at-Taubah [9] : 71).

Langsung, apa yang dapat kita kerjakan dalam rangka amar ma’ruf sesaat sesudah bangun tidur pada pagi hari? Jawabannya yakni sebagaimana diceritakan dalam hadits berikut:

“Allah Swt. merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari, kemudian menjalankan sholat serta tak lupa membangunkan istrinya (untuk diajak melakukan shalat). Apabila istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya tersebut. Dia juga merahmati seorang istri yang bangun pada malam hari, lalu mengerjakan sholat dan tak lupa membangunkan suaminya (untuk mengerjakan sholat). Jika suaminya menolak, ia akan memercikkan air ke muka suaminya itu.” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Secara literal, hadits itu cuma menerangkan pola hubungan antara seorang suami dengan istri, malahan sebaliknya, sehingga terkesan menafikan member keluarga yang lain. Dalam kehidupan berumah tangga, secara lazim di dalamnya terdapat suami, istri, dan si kecil, serta sekali-sekali terdapat pula menantu dan orang tua.

Oleh maka, hadits tersebut mesti dipahami secara global, yakni membangunkan keluarga untuk melakukan shalat. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw., yaitu membangunkan menantu beliau, Ali bin Abu Thalib, untuk melakukan shalat.

Adapun mengenai metode membangunkan, dalam hadits itu digambarkan “Bila istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya itu” atau sebaliknya. Ini hanyalah salah satu sistem dan bukan satu-satunya cara. Yang perlu dilihat yaitu memercikkan air adalah sistem berikutnya sesudah orang yang dibangunkan menolak.

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Jadi, ada proses membangunkan dan tak segera memercikkan air. Kecuali itu, Rasulullah Saw. memberi saran “memercikkan air”, bukan “mengguyurkan air”, apalagi hingga memakai kekerasan jasmani. Jangan hingga amar ma’ruf ini memunculkan keadaan sulit baru, adalah cekcok dalam rumah tangga. Niat bagus, namun dikerjakan dengan tak tepat, akibatnya pun adakalanya kurang bagus. Jadi, dalam hal ini, diperlukan sebuah kearifan.

Segera, mengapa dalam hadits itu diceritakan air? Wallahu a’lam, tapi jikalau hadits itu dikaitkan dengan hadits yang membeberkan adanya usaha setan yang mengikat / membelenggu manusia saat tidur, karenanya pertanyaan itu bisa terjawab. Setan terbuat dari api, untuk memadamkannya bisa mengaplikasikan air.

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

Di samping hadits itu, terdapat pula riwayat lain sebagaimana berikut:

“Saat seseorang membangunkan keluarganya pada malam hari, kemudian melaksanakan sholat dua rakaat berjamaah, maka mereka dicatat sebagai orang yang berdzikir.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Jika seseorang sudah dicatat sebagai orang yang berdzikir, maka Allah Swt. akan memberikan ampunan-Nya terhadap orang tersebut. Seandainya ini sebagaimana dijelaskan dalam ayat beriku:

“… Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah sudah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. al-Ahzab [33] : 35).

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

3. Minum Air Putih Sesudah Bangun Tidur

Di antara sistem berterima kasih kepada Allah Swt. yaitu menjaga kesehatan yang telah diberi oleh-Nya terhadap kita. Kesehatan yaitu enak yang sangat berharga. Apalah arti mempunyai uang hingga triliunan, jika tubuh acap kali terkena penyakit yang membahayakan. Dalam suatu kans, Rasulullah Saw. memberikan nasihat agar kita dapat memanfaatkan nikmat kesehatan dengan baik sebelum terserang oleh penyakit.

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, di antaranya adalah membiasakan minum air putih sesaat sesudah bangun tidur. Adapun manfaat sekiranya kita membiasakan hal itu merupakan sebagai berikut:

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

1. Meningkatkan Energi

Menurut dr. Samuel Oetoro MS, Sp.GK, dikala sedang tidur, tubuh mengeluarkan banyak air. Sebenarnya, walaupun kelihatan diam, tubuh tidaklah berhenti dalam melakukan aktivitasnya dikala sedang tidur; metabolisme sel-sel terus berjalan dan air dalam tubuh membantu sel-sel dalam melakukan fungsinya.

Sehingga, sesudah 6-8 jam tidur, tubuh dapat mengalami defisit air, sebab dalam pelaksanaan metabolisme sel, ada air yang terbuang. Dengan demikian, meminum air putih sesaat setelah bangun tidur dapat menolong meningkatkan metabolisme dan terhindar dari dehidrasi, sehingga tubuh kembali fresh dan energi menjadi meningkat.

Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!

2. Menghilangkan Racun

Pada ketika tidur, tubuh telah menyaring racun, membersihkan darah, meresap zat-zat nutrisi yang dikonsumsi dari makanan, dan sebagainya. Akan tetapi, sewaktu bangun pagi, kotoran-kotoran tersebut tidak semuanya langsung bisa keluar dari tubuh.

Untuk itu, kita direkomendasikan meminum air putih sesudah bangun tidur racun dan toksin yang sudah di urai itu dapat seketika keluar dari tubuh. Dengan demikian, ini yaitu salah satu sistem detoksifikasi yang benar-benar mudah dan murah.

Sekian informasi perihal Paham 3 Amalan Rasulullah Ketika Bangun Tidur? Mengapa Enggak!, semoga postingan kali ini berguna untuk Anda. Kami berharap artikel ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *