Keistimewaan Waktu Pagi

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Topik kita kali ini ialah Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?. Allah Swt. menyifati diri-Nya dengan Al-Kholiq (Dzat Segera Maha Menjadikan). Dia sudah menciptakan seluruh makhluk; bagus yang ada di langit maupun di bumi, tidak terkecuali manusia.

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Di dalam al-Qur’an disebutkan bahwa tujuan penciptaan manusia tak lain hanyalah untuk beribadah / mengabdi kepada-Nya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam ayat berikut: “Dan, Aku tidak menjadikan jin dan manusia melainkan|namun agar mereka mengabdi kepada-Ku”. (QS. adz-Dzaariyaat [51] : 56).

Maka dari itu, sebagai makhluk, hendaknya manusia tidak melenceng dari tugas yang telah diatur oleh Allah Swt. Tiap napas yang dihembuskan, keringat yang dikucurkan, langkah yang dihentakkan, kata yang disuarakan, dan seluruh gerak-gerik; mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, semata-mata ditujukan untuk beribadah kepada-Nya.

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Akan namun, perlu ditegaskan bahwa bukan berarti Allah Swt. memerlukan makhluk, termasuk manusia, untuk beribadah kepada-Nya. Malah, kalau segala manusia berbuat ingkar kepada-Nya, sama sekali tak akan mengurangi keagungan-Nya. Adanya perintah beribadah semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri, yakni supaya bisa menerima ridha-Nya.

1. Membaca Doa Bangun Tidur

Sesaat sesudah bangun tidur, kita diajarkan untuk beribadah terhadap Allah Swt. Bagaimana caranya? Islam sudah mengajari umatnya bermacam jenis ibadah, di antaranya ialah berdoa. Rasulullah Saw. bersabda:

“Doa ialah ibadah”. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

“Doa merupakan inti ibadah”. (HR. Tirmidzi).

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Rasulullah Saw. telah mengajari umat Islam agar berdoa sesudah bangun tidur. Di antara skor penting dari ajaran ini yaitu untuk membebaskan diri dari belenggu setan. Di dalam hadits disebutkan:

“Setan mengikat ujung kepala kalian saat sedang tidur dengan tiga ikatan. Bila bangun tidur, kemudian kalian mengingat Allah Swt., maka terlepaslah satu ikatan. Apabila kalian berwudhu, maka terlepaslah satu ikatan berikutnya. Dan, jika kalian shalat, maka terlepaslah semua ikatan tersebut. Kalian akan merasakan kesegaran dan ketenangan. Jika kalian tidak melaksanakan itu semua, maka kalian akan merasakan kekusutan hati dan malas.” (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan Malik).

Hikmah yang bisa diambil dari hadits tersebut merupakan Rasulullah Saw. sudah memberikan kunci kepada umat Islam berupa tiga amalan (mengingat Allah Swt., berwudhu, lalu sholat), yang dengan amalan tersebut umat Islam bisa menjadi umat yang senantiasa motivasi dalam mengawali kegiatan kesehariannya. Bahkan, beliau menegaskan jikalau umat Islam melalaikan pesan beliau tersebut karenanya kemungkinan besar penyakit malas akan menimpanya.

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

2. Amar Ma’ruf

Demikian mata telah terbuka, kemudian membaca doa bangun tidur, maka janganlah menunda untuk segera bangkit dari daerah tidur. Seandainya tak langsung bangkit, kemungkinan besar kita akan tertidur lagi. Oleh karena itu, Rasulullah Saw. mengajari agar setelah mengingat Allah Swt. (membaca doa bangun tidur), sesegera mungkin kita berwudhu, lalu melaksanakan sholat.

Agama Islam mengajari umatnya untuk tak menjadi manusia yang individualis dan egois. Kita diajari untuk selalu melaksanakan amar ma’ruf, adalah mengajak orang lain untuk mengerjakan kebaikan. Tentunya, amar ma’ruf patut dilaksanakan dengan metode yang ma’ruf (bagus). Berkaitan dengan amar ma’ruf Allah Swt. berfirman:

“Dan, hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru pada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 104).

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Dalam ayat lain, Allah Swt. juga berfirman:

“Dan, orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (ialah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. at-Taubah [9] : 71).

Langsung, apa yang dapat kita kerjakan dalam rangka amar ma’ruf sesaat sesudah bangun tidur pada pagi hari? Jawabannya merupakan sebagaimana diceritakan dalam hadits berikut:

“Allah Swt. merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari, kemudian mengerjakan shalat serta tak lupa membangunkan istrinya (untuk diajak melakukan sholat). Jika istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya tersebut. Dia juga merahmati seorang istri yang bangun pada malam hari, lalu melakukan shalat dan tak lupa membangunkan suaminya (untuk mengerjakan shalat). Apabila suaminya menolak, ia akan memercikkan air ke muka suaminya tersebut.” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Secara literal, hadits itu hanya menjelaskan pola relasi antara seorang suami dengan istri, bahkan sebaliknya, sehingga terkesan menafikan anggota keluarga yang lain. Dalam kehidupan berumah tangga, secara biasa di dalamnya terdapat suami, istri, dan buah hati, serta kadang kala terdapat pula menantu dan orang tua.

Oleh maka, hadits itu mesti dipahami secara global, yaitu membangunkan keluarga untuk mengerjakan shalat. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw., yaitu membangunkan menantu beliau, Ali bin Abu Thalib, untuk mengerjakan sholat.

Adapun mengenai sistem membangunkan, dalam hadits tersebut dibeberkan “Apabila istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya tersebut” atau sebaliknya. Ini hanyalah salah satu metode dan bukan satu-satunya metode. Yang perlu dipandang adalah memercikkan air ialah sistem selanjutnya setelah orang yang dibangunkan menolak.

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Jadi, ada proses membangunkan dan tak segera memercikkan air. Selain itu, Rasulullah Saw. menganjurkan “memercikkan air”, bukan “mengguyurkan air”, apalagi sampai menerapkan kekerasan jasmani. Jangan sampai amar ma’ruf ini menimbulkan permasalahan baru, ialah cekcok dalam rumah tangga. Niat bagus, namun dijalankan dengan tidak ideal, walhasil bahkan sekali-sekali kurang bagus. Jadi, dalam hal ini, diperlukan sebuah kearifan.

Lantas, kenapa dalam hadits itu disebutkan air? Wallahu a’lam, melainkan bila hadits itu dihubungkan dengan hadits yang menerangkan adanya usaha setan yang mengikat / membelenggu manusia saat tidur, karenanya pertanyaan itu bisa terjawab. Setan terbuat dari api, untuk memadamkannya bisa menggunakan air.

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

Selain hadits itu, terdapat pula riwayat lain sebagaimana berikut:

“Dikala seseorang membangunkan keluarganya pada malam hari, kemudian melaksanakan sholat dua rakaat berjamaah, maka mereka dicatat sebagai orang yang berdzikir.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Jika seseorang telah dicatat sebagai orang yang berdzikir, maka Allah Swt. akan memberikan ampunan-Nya terhadap orang tersebut. Seandainya ini sebagaimana dibeberkan dalam ayat beriku:

“… Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. al-Ahzab [33] : 35).

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

3. Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur

Di antara sistem bersyukur terhadap Allah Swt. yaitu menjaga kesehatan yang telah diberikan oleh-Nya kepada kita. Kesehatan adalah sedap yang betul-betul berharga. Apalah arti memiliki uang hingga triliunan, seandainya tubuh tak jarang terkena penyakit yang berbahaya. Dalam suatu kans, Rasulullah Saw. memberikan nasihat agar kita bisa memanfaatkan nikmat kesehatan dengan bagus sebelum terserang oleh penyakit.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan, di antaranya merupakan membiasakan minum air putih sesaat setelah bangun tidur. Adapun manfaat jika kita membiasakan hal itu merupakan sebagai berikut:

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

1. Meningkatkan Energi

Menurut dr. Samuel Oetoro MS, Sp.GK, ketika sedang tidur, tubuh mengeluarkan banyak air. Sebenarnya, padahal terlihat diam, tubuh tidaklah stop dalam mengerjakan aktivitasnya ketika sedang tidur; metabolisme sel-sel terus berjalan dan air dalam tubuh membantu sel-sel dalam menjalankan fungsinya.

Sehingga, sesudah 6-8 jam tidur, tubuh dapat mengalami defisit air, sebab dalam cara kerja metabolisme sel, ada air yang terbuang. Dengan demikian, meminum air putih sesaat sesudah bangun tidur dapat membantu meningkatkan metabolisme dan terhindar dari dehidrasi, sehingga tubuh kembali fresh dan kekuatan menjadi meningkat.

Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?

2. Menghilangkan Racun

Pada saat tidur, tubuh sudah menyaring racun, membersihkan darah, mengabsorpsi zat-zat gizi yang dikonsumsi dari makanan, dan sebagainya. Akan namun, sewaktu bangun pagi, kotoran-kotoran tersebut tidak semuanya segera dapat keluar dari tubuh.

Untuk itu, kita dianjurkan meminum air putih sesudah bangun tidur racun dan toksin yang telah di urai tersebut dapat segera keluar dari tubuh. Dengan demikian, ini adalah salah satu metode detoksifikasi yang sungguh-sungguh mudah dan murah.

Sekian informasi berkaitan dengan Sunah Apa Sajakah yang Seyogianya Dikerjakan Saat Bangun Pagi?, kami harap post kali ini bermanfaat buat kalian. Mohon postingan ini dishare supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *