Keistimewaan Waktu Pagi

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Topik kita kali ini yakni Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur. Allah Swt. menyifati diri-Nya dengan Al-Kholiq (Dzat Langsung Maha Menghasilkan). Ia sudah menjadikan segala makhluk; baik yang ada di langit ataupun di bumi, tidak terkecuali manusia.

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Di dalam al-Qur’an diceritakan bahwa tujuan penciptaan manusia tak lain hanyalah untuk beribadah / mengabdi kepada-Nya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam ayat berikut: “Dan, Aku tidak menjadikan jin dan manusia melainkan|namun supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. (QS. adz-Dzaariyaat [51] : 56).

Maka dari itu, sebagai makhluk, hendaknya manusia tak melenceng dari tugas yang sudah diatur oleh Allah Swt. Tiap-tiap nafas yang dihembuskan, peluh yang dikucurkan, langkah yang dihentakkan, kata yang diucapkan, dan segala gerak-gerik; mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, semata-mata dialamatkan untuk beribadah kepada-Nya.

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Akan namun, perlu ditegaskan bahwa bukan berarti Allah Swt. memerlukan makhluk, termasuk manusia, untuk beribadah kepada-Nya. Malah, apabila seluruh manusia berperilaku ingkar kepada-Nya, sama sekali tak akan mengurangi keagungan-Nya. Adanya perintah beribadah semata-mata untuk kebaikan manusia itu sendiri, merupakan supaya bisa menerima ridha-Nya.

1. Membaca Doa Bangun Tidur

Sesaat sesudah bangun tidur, kita dididik untuk beribadah kepada Allah Swt. Bagaimana caranya? Islam telah mengajarkan umatnya berbagai tipe ibadah, di antaranya adalah berdoa. Rasulullah Saw. bersabda:

“Doa ialah ibadah”. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

“Doa yaitu inti ibadah”. (HR. Tirmidzi).

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Rasulullah Saw. telah mengajari umat Islam supaya berdoa sesudah bangun tidur. Di antara nilai penting dari ajaran ini adalah untuk membebaskan diri dari belenggu setan. Di dalam hadits diceritakan:

“Setan mengikat ujung kepala kalian ketika sedang tidur dengan tiga ikatan. Jika bangun tidur, kemudian kalian mengingat Allah Swt., maka terlepaslah satu ikatan. Kalau kalian berwudhu, maka terlepaslah satu ikatan selanjutnya. Dan, bila kalian shalat, maka terlepaslah semua ikatan tersebut. Kalian akan menikmati kesegaran dan ketenangan. Jika kalian tidak menjalankan itu semua, maka kalian akan merasakan kekusutan hati dan malas.” (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan Malik).

Hikmah yang bisa diambil dari hadits di atas yakni Rasulullah Saw. telah memberikan kunci kepada umat Islam berupa tiga amalan (mengingat Allah Swt., berwudhu, lalu shalat), yang dengan amalan itu umat Islam dapat menjadi umat yang senantiasa semangat dalam memulai kegiatan kesehariannya. Malah, beliau menegaskan apabila umat Islam mengabaikan pesan beliau itu karenanya kemungkinan besar penyakit malas akan menimpanya.

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

2. Amar Ma’ruf

Itu mata sudah terbuka, kemudian membaca doa bangun tidur, maka janganlah menunda untuk segera bangkit dari daerah tidur. Apabila tidak langsung bangkit, kemungkinan besar kita akan tertidur lagi. Oleh sebab itu, Rasulullah Saw. mengajari agar setelah mengingat Allah Swt. (membaca doa bangun tidur), sesegera mungkin kita berwudhu, lalu melaksanakan shalat.

Agama Islam mengajarkan umatnya untuk tak menjadi manusia yang individualis dan egois. Kita diajar untuk senantiasa mengerjakan amar ma’ruf, merupakan mengajak orang lain untuk melaksanakan kebaikan. Tentunya, amar ma’ruf patut dijalankan dengan sistem yang ma’ruf (bagus). Berkaitan dengan amar ma’ruf Allah Swt. berfirman:

“Dan, hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru pada kebajikan, menyuruh pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 104).

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Dalam ayat lain, Allah Swt. juga berfirman:

“Dan, orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (yakni) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan rasul-Nya. Mereka itu akan diberikan rahmat oleh Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. at-Taubah [9] : 71).

Lantas, apa yang bisa kita kerjakan dalam rangka amar ma’ruf sesaat setelah bangun tidur pada pagi hari? Jawabannya merupakan sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:

“Allah Swt. merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari, kemudian melaksanakan shalat serta tak lupa membangunkan istrinya (untuk diajak mengerjakan shalat). Apabila istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya itu. Dia juga merahmati seorang istri yang bangun pada malam hari, lalu melaksanakan shalat dan tak lupa membangunkan suaminya (untuk mengerjakan sholat). Apabila suaminya menolak, ia akan memercikkan air ke muka suaminya itu.” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Secara literal, hadits tersebut hanya menjelaskan pola relasi antara seorang suami dengan istri, malah sebaliknya, sehingga terkesan menafikan anggota keluarga yang lain. Dalam kehidupan berumah tangga, secara biasa di dalamnya terdapat suami, istri, dan anak, serta kadang kala terdapat pula menantu dan orang tua.

Oleh karenanya, hadits tersebut semestinya dipahami secara global, yaitu membangunkan keluarga untuk mengerjakan sholat. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw., yaitu membangunkan menantu beliau, Ali bin Abu Thalib, untuk melaksanakan sholat.

Adapun mengenai sistem membangunkan, dalam hadits tersebut digambarkan “Kalau istrinya menolak, ia akan memercikkan air ke muka istrinya tersebut” atau sebaliknya. Ini hanyalah salah satu sistem dan bukan satu-satunya sistem. Yang perlu diamati adalah memercikkan air ialah metode selanjutnya sesudah orang yang dibangunkan menolak.

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Jadi, ada cara kerja membangunkan dan tak seketika memercikkan air. Kecuali itu, Rasulullah Saw. memberi rekomendasi “memercikkan air”, bukan “mengguyurkan air”, apalagi sampai menerapkan kekerasan jasmaniah. Jangan hingga amar ma’ruf ini memunculkan permasalahan baru, adalah cekcok dalam rumah tangga. Niat baik, tetapi dikerjakan dengan tak pas, akibatnya bahkan kadang-kadang kurang baik. Jadi, dalam hal ini, dibutuhkan sebuah kearifan.

Langsung, kenapa dalam hadits itu diceritakan air? Wallahu a’lam, tetapi jika hadits itu dikaitkan dengan hadits yang menjelaskan adanya usaha setan yang mengikat / membelenggu manusia dikala tidur, maka pertanyaan tersebut dapat terjawab. Setan terbuat dari api, untuk memadamkannya bisa memakai air.

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

Selain hadits tersebut, terdapat pula riwayat lain sebagaimana berikut:

“Waktu seseorang membangunkan keluarganya pada malam hari, kemudian menjalankan shalat dua rakaat berjamaah, maka mereka dicatat sebagai orang yang berdzikir.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Jika seseorang sudah dicatat sebagai orang yang berdzikir, karenanya Allah Swt. akan memberikan ampunan-Nya kepada orang tersebut. Jikalau ini sebagaimana ditunjukkan dalam ayat beriku:

“… Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah sudah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. al-Ahzab [33] : 35).

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

3. Minum Air Putih Sesudah Bangun Tidur

Di antara cara berterima kasih terhadap Allah Swt. ialah menjaga kesehatan yang sudah diberikan oleh-Nya terhadap kita. Kesehatan merupakan enak yang sungguh-sungguh berharga. Apalah arti mempunyai uang sampai triliunan, jikalau tubuh kerap kali terkena penyakit yang berbahaya. Dalam suatu peluang, Rasulullah Saw. memberikan pengarahan agar kita bisa memanfaatkan enak kesehatan dengan baik sebelum terserang oleh penyakit.

Banyak hal yang bisa dilaksanakan untuk menjaga kesehatan, di antaranya ialah membiasakan minum air putih sesaat setelah bangun tidur. Adapun manfaat sekiranya kita membiasakan hal itu merupakan sebagai berikut:

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

1. Meningkatkan Energi

Menurut dr. Samuel Oetoro MS, Sp.GK, saat sedang tidur, tubuh mengeluarkan banyak air. Sebenarnya, meskipun terlihat diam, tubuh tidaklah stop dalam menjalankan aktivitasnya saat sedang tidur; metabolisme sel-sel terus berjalan dan air dalam tubuh menolong sel-sel dalam melakukan fungsinya.

Sehingga, setelah 6-8 jam tidur, tubuh bisa mengalami defisit air, karena dalam pengerjaan metabolisme sel, ada air yang terbuang. Dengan demikian, meminum air putih sesaat setelah bangun tidur bisa membantu meningkatkan metabolisme dan terhindar dari dehidrasi, sehingga tubuh kembali fresh dan daya menjadi meningkat.

Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur

2. Menghilangkan Racun

Pada dikala tidur, tubuh sudah menyaring racun, membersihkan darah, mengabsorpsi zat-zat gizi yang dikonsumsi dari makanan, dan sebagainya. Akan tetapi, sewaktu bangun pagi, kotoran-kotoran itu tak semuanya seketika bisa keluar dari tubuh.

Untuk itu, kita dianjurkan meminum air putih setelah bangun tidur racun dan toksin yang sudah di urai tersebut bisa lantas keluar dari tubuh. Dengan demikian, ini adalah salah satu cara detoksifikasi yang amat mudah dan murah.

Demikian info perihal Tiga Amalan Rasulullah Saat Bangun Tidur, kami harap postingan kali ini membantu sahabat semua. Mohon post ini diviralkan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *